Cara Budidaya Dan Menanam Strawberry Hingga Panen

adsense 336x280
Cara budidaya strawberry
Picture from balitjestro.litbang.deptan.go.id

Strawberry yakni flora yang tergolong kedalam kalangan hortikultura, hal ini dikarenakan Strawberry termasuk kedalam salah satu buah-buahan. Meskipun tergolong dalam kalangan buah tanaman Strawberry ini tidak mempunyai batang yang berkayu ataupun biji yang mampu digongseng seperti umumnya tumbuhan buah lain.


Tanaman ini mempunyai batang yang menjalar pada permukaan tanah, begitu juga buahnya yang muncul pada bagian batang yang menjalar tersebut. Daun pada flora Strawberry hampir sama bentu knya dengan daunt mint. Buah tumbuhan ini berwarna hijau bila masi mentah sedangkan jika sudah masak berwarna merah, buah strawberry mempunyai rasa yang cantik tetapi juga ada yang rasanya cenderung asam.


Bertanam strawberry tidak perlu dilaksanakan ditanah yang luas, ini dikarenakan strawberry juga masih tetap dapat berkembang meskipun didalam pollybag. Akan tetapi keadaan lingkungan sangat memilih dari buatan buah tumbuhan strawberry, tanaman ini menghedaki sinar matahari yang eksklusif tanpa ada panghalangnya akan namun suhu yang diinginkan dari tumbuhan inipun relatif rendah.


Apabila suhu tempat kita menanam terlalu tinggi maka buah yang dihasilkan akan lebih kecil dengan kawasan bersuhu dingin/rendah serta rasanya pun condong asam. Oleh sebab itu, di Indonesia sendiri central penanaman strawberry terdapat di Jawa Barat tepatnya di Lembang dan Cianjur yang mempunyai suhu relatif rendah. Suhu yang optimum bagi flora strawberry adalah 17-20o C sesuai dengan suhu negara asal strawberry yaitu negara subtropis, untuk curah hujan flora ini memerlukan 600-700 mm/tahun.


Media yang digunakan pun tidak terlampau sulit ditemukan kita hanya perlu mencampurkan sekam dengan tanah selaku media tanamnya dengan catatan bahwa media yang kita gunakan harus gampang mengalirkan air, media tanam ini harus dikelola sekurang-kurangnya1 minggu sekali untuk melihat apakah media masih bersifat porous atau tidak bila tidak maka harus dikerjakan pembuatan terhadap media contohnya dengan perlahan dan waspada megaduk media semoga tidak mengganggu strawberry .


Perbanyakan tanaman strawberry dapat dijalankan secara generatif ataupun vegetatif, jika secara generatif memakai benih yang mampu dibeli ditoko pertanian sedangkan bila secara generatif mampu memakai stolon/anak sulur dari tanaman tersebut. Benih yang sudah disemai lalu dijalankan penyiraman berkala setiap harinya, pemindahan bibit strawberry ketempat yang gres dikerjakan setelah strawberry mempunyai 2-3 helai daun pemindahan ini dilaksanakan flora strawberry lengkap dengan akarnya. Apabila terdapat bibit strawberry yang rusak atau mati secepatnya kerjakan penyulaman atau penanaman kembali benih strawberry.


Pemupukan strawberry dijalankan semenjak abad pertumbuhan hingga dengan kala perkembang biakkan, pupuk yang diberikan pada flora ini cukup NPK saja dan dilakukan selama satu minggu sekali. Pada abad pertumbuhan dan perkembangbiakkan tumbuhan strawberry mesti higienis dari gulma hal ini dimaksudkan semoga tidak terjadi kompetisi dalam menerima nutrisi masakan yang dapat memiliki efek pada pertumbuhan serta perkembangbiakkan tumbuhan strawberry. Selain gulma tanaman strawberry juga harus dipangkas jika sudah terlalu rimbun biar nutrisi masakan untuk kedaun dapat teralihkan kebuah.


Tanaman strawberry akan mulai berbuah sejak dua bulan sesudah kurun penanaman, buah yang mulanya ditandai dengan abad pembungaan akan terbentuk setelah 10 hari pembungaan. Warna awal yang terdapat pada buah strawberry adalah hijau, namun lama kelamaan akan menjadi masak da berubah warna menjadi merah serta ditandai buah yang sudah tidak lagi keras tetapi menjadi lebih empuk pemanenan dikerjakan dengan cara menggunting tangkai bunganya.


Nah itulah info pertanian seputar bagaimana cara budidaya dan menanam Strawberry silahkan anda praktekkan, selamat mencobanya.


adsense 336x280

0 Response to "Cara Budidaya Dan Menanam Strawberry Hingga Panen"

Post a Comment